Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

08 Oktober 2015

[Testimoni Pribadi] Beberapa Hal Yang Baru Saya Temukan Setelah Ngaji Di Hizbut Tahrir

Alhamdulillah, wash-shalatu was-salamu ‘ala Rasulillah, sayyidina Muhammad ibni Abdillah, amma ba’du. Segala pujian hanya milik Allah, pemilik segenap alam semesta. Shalawat semoga senantiasa tercurah kepada hamba paling mulia, pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, sosal al-Amin, Muhammad Rasulullah. Juga kepada para shahabatnya, keluarga dan seluruh ummatnya hingga hari pembalasan.
Pembaca budiman, pada postingan kali ini, saya mau memberikan sedikit testimoni tentang hal-hal yang saya temukan pertama kali di Hizbut Tahrir (Baca: Tentang Hizbut Tahrir). Testimoni ini terinspirasi untuk ditulis setelah membaca komentar sebuah status teman facebook. Testimoni ini saya tulis tanpa ada maksud untuk mengatakan bahwa di luar Hizbut Tahrir tidak mengajarkannya. Tidak! Hanya saja, saya pribadi baru menemukannya setelah ngaji di Hizbut Tahrir, makanya saya tulis. Mungkin saja di tempat lain hal-hal ini juga diajarkan dalam kajian-kajiannya.
Harapan saya, sebagai penulis dan syabab Hizbut Tahrir, semoga dengan tulisan ini bisa memberikan sedikit gambaran bagaimana isi kajian di Hizbut Tahrir. Sehingga pembaca yang bukan syabab Hizbut Tahrir tertarik untuk mau mengkaji islam lebih luas bersama Hizbut Tahrir. Klik saja gambar #YukNgaji disamping kanan itu atau Klik disini untuk mengisi form pendaftaran ikut kajian di Hizbut Tahri
Oke, mari kita mulai saja ya?! Berikut adalah beberapa hal yang saya dapatkan pertama kali dari Hizbut Tahrir, yaitu:
1. Konsep Akal
Kebingungan dan kerancuan antara Akal, otak, perasaan, dan hati sebelum ikut kajian Hizbut Tahrir, bisa terjawab. Apa saja komponen-komponen akal juga bisa saya temukan dalam kajian di Hizbut Tahrir.
2. Konsep Qadha’ dan Qadar
Tema ini membuat saya pusing sejak Aliyah hingga kuliah. Alhamdulillah, setelah dipinjami fotocopy kita Nizdamul Islam oleh seorang teman, konsep ini tidak lagi membingungkan. Sayangnya, saya membaca fotocopy-an itu setalah saya presentasi dengan tema yang sama dalam mata kuliah Ilmu Kalam waktu itu, jadi tidak bisa berbagi kepada teman-teman dikelas seluruhnya.
3. Konsep Syakhsiyah
Masalah kepribadian juga konsep yang sangat berkesan bagi saya, dan baru saya temukan setelah ngaji di Hizbut Tahrir. Ternyata Syakhsiyah itu dibangun oleh dua perkara, aqliyah dan nafsiyah.
4. Konsep Utuh Khilafah
Saya tertarik untuk mengkaji islam bersama Hizbut Tahrir setelah saya membaca buku Fiqih Islam karya Sulaiman Rasyid –rahimahullah- di tangga masjid Abdurrahman Ismail waktu kuliah dulu. Setelah atau sebelum (saya lupa) kuliah Ushul Fiqh, buka-buka buku itu, eh… nemu bab KhilafahTercantum disana hukumnya Wajib (baca: Khilafah Yang Difardhukan), dan sayapun mencari syabab Hizbut Tahrir. Alhamdulillah, yang awalnya samar-samar, kini bayangan khilafah semakin jelas.
5. Kewajiban Belajar Bahasa Arab
Jujur saja, saya tidak tertarik untuk belajar bahasa Arab pada mulanya, Maunya hanya ingin menguasai bahasa Inggris saja. Dan Alhamdulillah, saat halaqoh dijelaskan bahwa Islam tidak bisa dipisahkan dari bahasa Arab. Setelah itu, sangat ingin untuk bisa bahasa Arab. Meski sampai saat ini belum mahir bahasa Arab (juga Bahasa Inggris), setidaknya saya tahu, saya harus terus belajar bahasar Al Qur’an, bahasa Nabi, dan Bahasanya Penghuni Surga itu. (Baca: Tips Agar Sukses Belajar Bahasa Arab)
6. Perbedaan Antara Af’al dan Asy-ya’
Dulu sering sekali membaca kaidah “al ashlu fil asy-ya’ ibaahah maa lam yarid dalilut tahrim” di beberapa tulisan. Dan “asy-ya’” disini digunakan untuk semua hal, dan Alhamdulillah di Hizbut Tahrir saya dikenalkan dengan kaidah lain yang membuat kaidah “asy-ya’” ini terbatas pada benda saja.
7. Konsep Potensi Kehidupan
Masalah ini merupakan pembahasan yang sangat bermanfaat bagi saya. Memahami konsep ini, kita bisa menempatkan diri dengan tepat dihadapan Allah SWT. Mengenal fitrah manusia serta problematikanya. Semuanya terjawab setelah mengkaji islam bersama Hizbut Tahri.
8. Konsep Nilai dan Motivasi Perbuatan
Setiap perbuatan itu ada nilai yang ingin diraih, dan kita harus menyesuaikannya. Menetapkan nilai perbuatan harus dilakukan secara tepat. Semua ini baru saya temukan setelah ikut kajian di Hizbut Tahrir. Termasuk juga mengenal motivasi dari setiap perbuatan.
9. Pembuktian Keberadaan Allah
Orang yang lahir sebagai muslim mungkin sejak kecil sudah tahu Allah itu wujud. Namun, bagaimana jika ada yang bertanya apa bukti Allah itu benar-benar wujud? bagaimana pembuktiannya? Nah, di Hizbut Tahrir saya mendapatkan rinciannya, dijelaskan dengan runut. Alhamdulillah!
10. Pembuktian Al Qur’an Sebagai Kalamullah dan Muhammad sebagai Rasul
Berdiskusi dengan sesama muslim mungkin bisa berdalil dengan Al Qur’an dan hadits nabi. Tapi jika lawan diskusi kita adalah orang diluar Islam bagaimana? Misal berdiskusi tentang keberadaan surga dan neraka, atau yang lainnya. Apakah bisa berdalil dengan Al Qur’an dan Hadits? Padahal mereka tidak percaya kepada Al Qur’an dan tidak iman terhadap kerasulan Muhammad SAW. Di Hizbut Tahrir dibahas masalah ini. Sangat mencerahkan!
12. Kejelasan Posisi Mujtahid dan Muqallid
Bingung menetapkan diri, mujtahid atau muqallid? benarkan tidak boleh menjadi muqallid? benarkah semua orang bisa berijtihad? Saya menemukan jawabannya setelah ngaji di Hizbut Tahri.
13. Konsep Akhlak
Pembaca pasti sering mendengar bahwa Islam itu terdiri dari Akidah dan Akhlak, atau Aqidah, Syariah dan Akhlak. Apakah setiap perbuatan baik dalam pandangan manusia itu adalah akhlak? Benarkah Akhlak itu bagian terpisah dari Syariah? Jawabannya, tidak! Akhlak adalah bagian dari syari’ah. Dan Akhlak bukan segala sesuatu yang dianggap baik oleh manusia.
14. Konsep Mabda’
Apa itu mabda’? Darimana munculnya? Apa saja pilar-pilarnya? Saya temukan jawabannya saat saya halaqoh di Hizbut Tahrir.
15. Tentang Hadharah dan Madaniyah
Pernah dengan ada orang yang mengharamkan speaker untuk digunakan di masjid? Atau ada orang yang membolehkan wanita menjadi Imam? Kedua contoh ini adalah dua kutub ekstrim sikap muslim terhadap barat. Yang satu menolak semua yang bukan dari Islam, yang satu lagi menerima semua hal dari barat. Dan Alhamdulillah, setelah mengkaji bab Hadharah dan Madaniyah saya jadi tahu mana yang boleh diterima dan mana yang tidak.
16. Dan lain-lain. (Sementara ini yang bisa saya ingat, nanti akan diupdate jika ada yang lain).
Itulah diantara beberapa hal yang baru saya tahu setelah saya iku ngaji bersama Hizbut Tahrir. Kebanyakan tema ini ada dalam Halaqah Umum dan Halaqoh Nizamul Islam.  Insya Allah rincaian dari semua itu akan saya tulis dalam postingan-postingan selanjutnya. So, sering-sering lah main ke blog sederhana ini. Saya sarankan juga untuk berlangganan via email agar mendapatkan postingan t erbarusaya langsung di email Anda, dengan cara memasukan alamat email ke kolom yang ada pada sidebar. [Muhammad Tohir]

14 Desember 2014

Pak Ebo, Sebuah Kisah Nyata Penuh Hikmah

Kyai Kamil Abdullah -hafidzhahullah-
Ini adalah sebuah kisah nyata yang dituturkan langsung oleh Kyai Kamil Abdullah -hafidzhahullah- di laman facebook beliau yang saya tulis sebagai sumber di ujung cerita. Dalam kisah ini diceritakan tentang aktivitas dakwah yang terjadi di wilayah beliau, serta seseorang bernama Pak Ebo (bukan nama sebenarnya) yang pintar mengambil hati. Tutur katanya manis, murah senyum, pembawaannya santun, dan kepada orang lain tampak bersikap sangat menghargai. Namun di balik itu ternyata, ada maksud lain yang terungkap di akhir cerita. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca saja kisahnya. Insya Allah, banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil! Semoga bermanfaat. [Muhammad Tohir]

.oO AWAL KISAH Oo.
Pak Ebo adalah orang 'dekat' Kyai Muri. Hampir tiap kali Kyai Muri ada keperluan pergi, Pak Ebo-lah yang selalu mendampingi. Pak Ebo memang pintar mengambil hati. Tutur katanya manis, murah senyum, pembawaannya santun, dan kepada orang lain tampak bersikap sangat menghargai. Sedangkan Kyai Muri, disamping seorang muballigh dan Ulama, beliau juga 'mantan' politisi. Di era Soeharto beliau pernah menjadi anggota Parlemen secara berturut-turut 2 kali. Dan tentu saja dalam rentang waktu satu dasawarsa banyak 'pengalaman dan sepak terjang politik pragmatis' telah beliau jalani.

Alhamdulillah, setelah memahami problematika umat dan solusinya dalam perspektif Islam, Kyai Muri memiliki kesadaran baru, semangat baru dan komitmen baru.

"Ustadz, mohon bimbingannya. In syaa Allah saya sudah bertekad untuk menghabiskan sisa umur saya sebagai seorang pengemban da'wah. Semoga ini menjadi jalan 'pertaubatan' saya kepada Allah dari segala dosa." kata Kyai Muri saat berkunjung ke 'gubuk' saya bersama Pak Ebo.

"Aamiin. Jadi Kyai sudah siap menjadi KADER da'wah?"

"In syaa Allah siap, Ustadz!". Jawab beliau mantap.

"Kalau begitu, mari kita samakan dulu persepsi kita. PERTAMA, yang namanya KADER –apalagi kader da'wah– syaratnya harus 'MILITAN'."

"MILITAN itu apa Ustadz?" Kyai Muri minta penjelasan.

"MILITAN itu me(MILI)ki kekuatan dan keterika(TAN). Maksudnya: kekuatan AQIDAH dan keterikatan pada SYARI'AH."

Kyai Muri mengangguk-angguk tanda setuju. Saya melanjutkan:

"KEDUA, agar terbentuk 'KEKUATAN' dan 'KETERIKATAN' tersebut, maka harus ada PEMBINAAN INTENSIF, rutin seminggu sekali. Bagaimana, Kyai bersedia?"

"Bersedia, Ustadz!"

"Alhamdulillah. KETIGA, ILMU harus disertai AMAL. Tidak cukup hanya mengikuti PEMBINAAN, tapi harus ditindaklanjuti dengan terjun ke masyarakat, menunaikan AMANAH DA'WAH yang dibebankan. Apakah Kyai merasa keberatan?"

"Tidak Ustadz! In syaa Allah saya sudah bertekad bulat."

"Alhamdulillah." 

Saya raih tangan kanan Kyai Muri dan saya jabat erat dengan kedua tangan saya sambil berdoa, "Semoga Allah menuntun kita melalui hidayah-Nya. Dan meneguhkan langkah kita dengan kesabaran dan keistiqamahan di jalan-Nya."

"Aamiin!" kami berdua sama-sama mengamini.

"Oya, Pak Ebo…", saya sapa Pak Ebo yang sejak tadi hanya berdiam diri.

 "Ya, Ustadz…?"

"Pak Ebo sendiri bagaimana komitmennya?"

"Saya ikut apa kata Kyai Muri saja, Ustadz!"

"O, baik… Jadi untuk Pembinaan Intensif Angkatan ke 2, hari Sabtu lusa di Desa Bambusari, Pak Ebo bisa ikut?"

"Bisa, Ustadz"

*** *** ***
Sabtu siang saya kontak Kyai Muri untuk memastikan acara Pembinaan Intensif Angkatan ke 2 nanti malam bisa berjalan lancar. "Kyai, nanti malam acara kita jadi?"

"In syaa Allah jadi, Ustadz! Tempat sudah siap."

"Total peserta berapa jumlahnya?"

"10 orang dengan Pak Ebo, Ustadz!"

"Semua peserta sudah dikonfirmasi?"

"Sudah Ustadz, semua bersedia hadir"

"Termasuk Pak Ebo?"

"Ya, Ustadz!"

Malamnya acara berlangsung lancar dan terbilang sukses. Dari 10 peserta, hanya 1 orang yang tidak hadir. Pak Ebo. Tanpa keterangan yang jelas. Esoknya ada kabar, bahwa Pak Ebo berhalangan hadir tadi malam, karena mendadak harus menolong seseorang yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Hari-hari berikutnya, Pak Ebo masih tetap setia mengantarkan Kyai Muri ke mana-mana dan sering pula menemui saya.

*** *** ***
Kegiatan da'wah di Kecamatan Mercusari terus bergulir. Minggu ini akan diselenggarakan Pembinaan Intensif Angkatan ke 3 di Desa Suci. Desanya Pak Ebo. Seperti minggu lalu, Pak Ebo juga menyatakan siap hadir. Dan ternyata hal serupa terulang. Hanya satu orang yang tidak kelihatan batang hidungnya. Pak Ebo. Izin? Tidak!

Lagi-lagi, esoknya tersiar kabar, Pak Ebo tadi malam tidak bisa hadir karena harus mengantarkan keponakannya yang perempuan ke rumah familinya untuk urusan keluarga yang sangat penting.

*** *** ***
Da'wah terus berjalan. Soal 2 kali ketidakhadiran Pak Ebo hanya ibarat 'kerikil kecil' yang hancur tergilas oleh putaran roda-roda besar da'wah. Bahkan kami semua terlupa. Acara Pembinaan Intensif berikutnya Angkatan ke 4 di Desa Kawung berlangsung, tanpa ada kontak samasekali dengan Pak Ebo. Ia seperti menghilang begitu saja. Dan 'anehnya', kami semua tak ada satupun yang merasa kehilangan dia. 

Agenda minggu ini Pembinaan Intensif Angkatan ke 5 di desa Kebunsari. Sejauh ini, dari 7 desa di Kecamatan Mercusari, alhamdulillah, sudah 5 desa yang melaksanakan Pembinaan Intensif: Desa Kawang, Desa Bambusari, Desa Suci, Desa Kawung dan Desa Kebunsari. Akan halnya Pak Ebo, atas kehendak Allah, tersingkaplah satu per satu 'modus' dan 'aib' yang sekian lama ia tutupi:
  1. Kesetiaannya mendampingi Kyai Muri ternyata hanyalah 'modus' Pak Ebo agar 'aman' dari 'kecurigaan' sang istri.
  2. Alasan 'membantu' orang yang 'kesulitan ekonomi' merupakan 'modus' Pak Ebo untuk meraup keuntungan materi dengan menjadi makelar dalam 'mencarikan dan mencairkan' hutang 'ribawi'.
  3. Alasan 'mengantarkan' keponakan perempuannya menemui famili adalah 'modus' Pak Ebo untuk bisa pergi 'indehoy' bersama wanita selingkuhannya yang ia rahasiakan selama ini!
Astaghfirullaahal'azhiim… Na'uudzu billaahi min dzaalik!

Untuk acara Pembinaan Intensif Angkatan ke 5 ini, Pak Ebo 'dipastikan' tidak hadir lagi. Dia benar-benar tidak bisa menghadiri. Dan mustahil datang walau dipaksa setengah mati. Karena dia… memang… sudah 'keburu'… MATI! [k@]
----------------- 
.oO AKHIR KISAH Oo.

12 Agustus 2012

Link Download Film Umar bin Khattab - The Series Lengkap 30 Episode (subtitle Indonesia)

Teman-teman, berikut saya copaskan link download Film Omar bin Khattab - The Series yang tayang setiap jam 4 pagi di MNCTV. Film ini jauh lebih bagus dan edukatif dari pada Fetih 1453 a.k.a Conquest 1453 yang TERNYATA gak keren yang saya post-kan sebelumnya.

Mempertimbangkan kenyamanan dan kemudahan pengunjung dalam mendownload Film Umar bin Khattab - The Series di Blog ini, admin sengaja menyisakan link di Mediafire (MP4) dan link kualitas 720p saja, dan menhapus link selainnya.

DIRECT LINK DOWNLOAD FILM UMAR BIN KHATTAB - THE SERIES

Berikut adalah  link download film Umar bin Khattab - The Series. Saya copas dari http://filmarelu.com (mediafire) dan sinema-21.com (720p).

Format MP4 (mediafire), ukuran berkisar 70 MB / episode
Format MKV (720p), ukuran berkisar 300 MB / episode, jika diminta password: sinema-21.com

Update 3 September: Link 720p episode 21 - 29 sudah diperbaiki.
Update 5 September: Link Mediafire episode 27 dan 30 sudah diperbaiki.
Update 18 September: Link Mediafire episode 21 dan 25 telah diganti dengan Link IDWS


Episode 01: Mediafire | 720p
Episode 02: Mediafire | 720p
Episode 03: Mediafire | 720p 
Episode 04: Mediafire | 720p 
Episode 05: Mediafire | 720p 
Episode 06: Mediafire | 720p 
Episode 07: Mediafire | 720p 
Episode 08: Mediafire | 720p 
Episode 09: Mediafire | 720p 
Episode 10: Mediafire | 720p 
Episode 11: Mediafire | 720p 
Episode 12: Mediafire | 720p
Episode 13: Mediafire | 720p - Reupload Part-1, Part-2
Episode 14: Mediafire | 720p
Episode 15: Mediafire | 720p - ReUpload
Episode 16: Mediafire | 720p
Episode 17: Mediafire | 720p
Episode 18: Mediafire | 720p
Episode 19: Mediafire | 720p
Episode 20: Mediafire | 720p
Episode 21: Indowebster | 720p
Episode 22: Mediafire | 720p
Episode 23: Mediafire | 720p
Episode 24: Mediafire | 720p
Episode 25: Indowebster | 720p
Episode 26: Mediafire | 720p
Episode 27: Mediafire | 720p
Episode 28: Mediafire | 720p
Episode 29: Mediafire | 720p - 720p Link Baru
Episode 30: Mediafire | 720p Part-1 Part-2

Untuk beberapa link mediafire yang tidak bisa di download, maka solusinya adalah download langsung di situs resmi MBC dengan menggunakan Internet Download Manager (IDM). Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Pertama, anda harus menginstall IDM terlebih dahulu, bagi yang belum punya silahkan bertanya kepada google untuk download. Cari versi terbaru (6.12), setelah diinstall biasanya otomatis terintegrasi dengan browser (terutama mozilla).
Kedua, Buka situs MBC, dan cari sesuai dengan episode yang diinginkan. Sebagai contoh, episode 25 klik disini. Angka diujung tulisan arab adalah nomor episode. Tunggu beberapa saat. Maka akan timbul tombol seperti ini, biasanya berada di pojok kanan atas atau pojok kiri bawah.
Tombol IDM Download Video Internet Ketiga, klik saja tombol tersebut, nanti akan ada beberapa pilihan sesuai dengan keinginan. Semakin tinggi resolusinya maka semakin besar ukurannya. Pilih mp4 saja, kualitas dan ukurannya standar. Selanjutnya pilih tombol download. tunggu hingga download selesai.



Berikut adalah Subtitle Film Umar bin Khattab - The Series Lengkap 30 Episode. Tinggal di klik perjudul episode saja.



Bisa juga menuju ke link berikut: Subtitle Bahasa Indonesia Umar Ibn Khattab Lengkap 30 Episode

Thanks to: MNCTV & MBC for Free Airing the series
Subtitle credit to revaldozen, awanxp, hendrabraminata, Nafsaka, Puspo Raharjo, Dafian tiket

Khusus subtitle episode 4 sampai 9 agak sedikit "ngaco", itu dikarenakan penerjemahnya pake google translate. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang bisa bahasa inggris, dan memiliki cukup waktu diminta bantuannya untuk menterjemahkan secara manual biar bagus hasilnya.Subtitle episode 4 - 9 bahasa inggris bisa di download disini: English Subtitle Omar - The Series (4 - 9)
***********************
terimakasih untuk semua pihak yang mau dengan ikhlas share link download ini!

Bagi teman-teman yang kesulitan download, silahkan komentar di bawah, termasuk mohon melapor jika ada link yang broken atau invalid alias error. Agar secepatnya bisa ana perbaiki. Catatan, komentar hendaknya setelah form komentar disqus selesai loading dulu, bukan di form bawaan blogspot. Syukran :)

Bagi yang bingung cara menampilkan subtitle, silahkan baca Cara Menampil Subtitle Film di Video Player

========TAWARAN BANTUAN========

Karena ada yang mengontak saya baik via FB maupun HP dan mengeluh kesulitan serta meminta bantuan untuk memiliki film ini, maka saya memberikan Tawaran Bantuan. Bagi yang benar-benar kesulitan mendownload, baik karena ketiadaan waktu, koneksi, maupun faktor lain, namun ingin mendapatkan film Umar bin Khattab - The Series ini secara lengkap, saya akan bantu mengirimkan semua episode (30 episode berformat MP4) secara lengkap beserta subtitle Bahasa Indonesianya + Film Fetih 1453 dan subtitlenya + GOM Player (total 3,2 GB) dalam bentuk DVD. Tapi ingat, saya tidak menjual belikan film maupun subtitlenya. Jadi, bagi yang bisa download disarankan download sendiri saja.

Anda hanya cukup mengganti biaya DVD Blank dan Casing + Onkos Kirim + infaq transport dan lelah (untuk bolak balik beli DVD, ke Ekspedisi, dan Burning) secara sukarela selayaknya.

Bagi yang berminat, silahkan langsung kirim nama dan alamat lengkap ke nomor 082256352680 (WA) untuk komunikasi lebih lanjut.

Agar tidak salah paham, yang akan saya kirim adalah DVD yang berisi file Film Umar bin Khattab 30 episode. Untuk menontonya harus dibuka/di copy di komputer atau laptop. Tidak bisa diputar di DVD Player. Syukran

31 Juli 2012

Link Download Film Fetih (Muhammad Al-Fatih) 1453 full + Subtitle Bahasa Indonesia!

Hari ini ana dapat info menggembirakan, Film Conquest 1453 atau Fetih 1453, sebuah film yang mengangkat kisah penaklukan kota Konstantinopel oleh Muhammad Al-Fatih pada tahun 1453 M sekarang sudah bisa kita download free. Sebuah film yang semoga semakin meneguhkan semangat perjuangan dalam menyambut bisyarah Rasulullah SAW selanjutnya, yakni menaklukan kota Roma. Untuk kisah Panjang dalam bentuk buku, bisa teman-teman simak di Karya Ust. Felix Siaw dengan judul mirip, "Muhammad Al Fatih 1453".

Buat teman-teman yang belum tahu kisahnya, berikut sadalah kisah ringkas Muhammad Al Fatih dan inspirasi yang bisa kita ambil. Ringkasan ini ana copas dari dakwahkampus.com, dan untuk link download filmnya bisa di lihat di akhir postingan ini! Semoga bermanfaat! :)

=======
Inspirasi Muhammad al-Fatih

Oleh Arif Setiawan (BKLDK Pasuruan)

Muhammad Al Fatih merupakan pemuda yang mampu mewujudkan salah satu bisyaroh nubuwah. Kisah perjuangannya mampu menjadi inspirasi bagi para pejuang tegaknya syariat Islam dan khilafah dalam mewujudkan janji Allah dan bisyaroh nubuwah. Ada beberapa ibroh yang bisa kita ambil dari kisah selama hidupnya.

Mental al Fatih sejak kecil

Sejak kecil pada diri al Fatih sudah ditanamkan jiwa pemimpin terbaik, penakluk Konstantinopel, anak yang kelak akan mewujudkan sebuah bisayroh nubuwah. Syaikh Aaq Syamsudin, secara istiqomah mengajarkan dan mengulang-ulang bisyaroh nubuwah, kisah jihad dan futuhat para shahabat dan pendahulu al Fatih yang ingin menaklukkan Konstantinopel, serta yang terpenting adalah ketaatan totalitas pada Sang Kholiq. Sejarah telah mencatat, bahwa semenjak baligh hingga akhir hidupnya al Fatih tidak pernah meninggalkan shalat rowatib dan sholat tahajud, selama hidupnya ia menjadikan syariat selalu didepan matanya dan berusaha jangan sampai melanggar syariat yang Islam mulia ini.

Al Fatih juga manusia, sama seperti kita yang juga berjuang dan berdakwah demi tegaknya izzul Islam wal muslimin. Hanya mungkin kalau kita mau bertanya pada diri kita, sudah sejauh mana upaya kita untuk dapat mewujudkan bisyaroh nubuwah tegaknya kembali Daulah Khilafah ‘Alaa Minhajin Nubuwah. Jika hanya untuk menaklukkan “sebuah kota” al Fatih sudah melakukan persiapan sejak dini dengan bermacam aktivitas untuk mengasah kemampuannya dan amal ibadah untuk selalu dekat dengan Allah, Bagaimana dengan kita yang memiliki cita-cita untuk menegakkan kembali Daulah Khilafah ‘Alaa Minhajin Nubuwah?

Pemuda yang berani menasehati pemimpin

Pada saat usianya masih belia, al Fatih sudah mendapatkan amanah untuk memimpin ibu kota Negara Khilafah menggantikan ayahnya Sulthan Murad II yang pergi beruzlah untuk bertaqorub kepada Allah. Ia laksanakan amanah itu dengan penuh tanggung jawab. Pada saat melaksanakan amanah ini, al Fatih mendapatkan serangan dari Pasukan Salib di Varna-Bulgaria. Terdesak karena masih minimnya jam terbang dalam menjalankan pemerintahan, kemudian ia meminta ayahnya untuk turun membantunya, namun ayahnya selalu menolaknya. Beberapa kali ia mengirim surat kepada ayahnya, namun bantuan yang diharapkan tak kunjung datang. Akhirnya, al-Fatih menulis surat kepada ayahnya yang isinya

Siapakah yang saat ini menjadi sulthan Saya atau ayah?
Kalau ayahanda yang menjadi sulthan, maka seharusnya seorang pemimpin berada di tengah rakyatnya dalam situasi seperti ini
Kalau Saya yang menjadi sulthan, maka sebagai pemimpin, saya perintahkan ayahanda sekarang juga untuk datang kemari ikut memimpin pasukan membela rakyat.

Jiwa pemberani untuk mengkoreksi pemimpin seperti yang pernah dilakukan al Fatih perlu untuk kita adopsi, apalagi di saat para pemimpin di negeri ini tidak menerapkan Syariat Islam, sering mendzolimi umat dan banyak yang bermaksiat kepada Allah. Bukankah Rasulullah saw pernah bersabda :

سَيِّدُ الشُّهَدَاءِ حَمْزَةُ بن عَبْدِ الْمُطَّلِبِ وَرَجُلٌ قَامَ إِلَى إِمَامٍ جَائِرٍ ، فَنَهَاهُ وَأَمَرَهُ ، فقتلُه
“Pemimpin para syuhada adalah Hamzah bin Abdul Muthalib, dan seseorang yang berdiri dihadapn pemimpin zhalim dan tidak adil, lalu dia mengajak dan mencegahnya hingga ia dibunuh.” (Al-Hakim dan At-Thabrani)

Ada yang berminat?

Catatan prestasi emas al Fatih

Keseriusan al Fatih dalam mewujudkan cita-cita untuk menaklukkan konstantinopel juga diikuti dengan berbagai catatan prestasi emasnya, diantaranya :
  1. Semenjak aqil baligh hingga meninggal dunia al Fatih tidak pernah meninggalkan sholat rowatib dan sholat tahajjud;
  2. Menjadi gubernur ibu kota daulah khilafah pada usia 21 tahun;
  3. Menguasai 7 bahasa pada usia 23 tahun;
  4. Membentuk Pasukan Inkisaria, sekitar 40.000 pasukan elit dengan program pelatihan terpadu sejak kecil dilatih fisik, akademis, strategi perang, ilmu ushul fiqh, dan semua disiplin ilmu lain. Setengah pasukan al-Fatih selalu melaksanakan tahajjud pada malam hari
  5. Pada tahun 1452 M, al Fatih membangun benteng Rumeli Hisari dengan tinggi 82 meter, dengan 5000 pekerja selesai dalam waktu 4 bulan
  6. Membuat The Great Turkish Bombard (first Supergun)
  7. Bersama pasukannya mampu memindahkan 70 kapal perang dari Selat Bosphorus menuju Selat Tanduk melalui Pegunungan Galata dalam waktu 1 malam dengan menggunakan tekhnologi yang ada pada waktu itu.
  8. Tepat pada hari Selasa tanggal 20 Jumadil Ula 857 H bertepatan tanggal 29 Mei 1453 M adalah “tanggal keramat” bagi bangsa Eropa karena pada tahun inilah al Fatih mendapat pertolongan dari Allah, berhasil mewujudkan bisyaroh nubuwah untuk menaklukan Konstantinopel setelah melewati 54 hari pertempuran dan 825 tahun penantian.
Khutbah meraih kemenangan

Sebelum menaklukkan Konstantinopel, ada khutbah yang disampaikan al Fatih untuk selurh pasukannya :
“Jika penaklukan kota Konstantinopel sukses, maka sabda Rasulullah SAW telah menjadi kenyataan dan salah satu dari mukjizatnya telah terbukti, maka kita akan mendapatkan bagian dari apa yang telah menjadi janji dari hadits ini, yang berupa kemuliaan dan penghargaan. Oleh karena itu, sampaikanlah pada para pasukan satu persatu, bahwa kemenangan besar yang akan kita capai ini, akan menambah ketinggian dan kemuliaan Islam. Untuk itu, wajib bagi setiap pasukan, menjadikan syariat selalu didepan matanya dan jangan sampai ada diantara mereka yang melanggar syariat yang mulia ini. Hendaknya mereka tidak mengusik tempat-tempat peribadatan dan gereja-gereja. Hendaknya mereka jangan mengganggu para pendeta dan orang-orang lemah tak berdaya yang tidak ikut terjun dalam pertempuran”

Dari khutbah diatas telah jelas bahwa al Fatih sadar bahwa kelak jika Ia berhasil menaklukkan Konstantinopel, hal itu semata-mata hanya atas pertolongan dan izin dari Allah SWT, bukan karena kemampuan strategi perang, kekuatan pasukan atau senjatanya. Maka al Fatih berpesan: “Untuk itu, wajib bagi setiap pasukan, menjadikan syariat selalu didepan matanya dan jangan sampai ada diantara mereka yang melanggar syariat yang mulia ini.

Wasiat dari al Fatih

Menjalani hari-hari terakhirnya setelah diracun, Muhammad al-fatih merasaan kematian mungkin akan segera datang. Ia telah lakukan apa yang ia bisa rasa bisa. Ia telah jalani apa yang ia yakini mesti. Ia telah berikan apa yang ia anggap punya. Ia tunaikan apa yang ia tahu itu menjadi tanggungjawabnya. Maka bila takdir telah membuatnya berkuasa di usia muda dan harus membuatnya mati dalam usia yang belum terlalu tua, hari itu ia merasa layak bicara. Bila ia harus mencari alasan, mungkin hanya satu : ia telah bekerja.

Tiga puluh satu tahun setelah dilaluinya dalam pegabdian, kerja, karya, yang luar biasa. Bila kemudian di hari itu ia hendak bicara, itu sudah semestinya. Ia hendak bicara atas apa yang telah dilakukannya, sebagai sebuah wasiat untuk anaknya yang akan meneruskan kepemimpinannya. Maka kepada anaknya ia sampaikan wasiat:
“Aku sudah diambang kematian. Tapi aku berharap aku tidak kawatir, karena aku meninggalkan seseorang sepertimu. Jadilah seorang pemimpin yang adil, shalih dan penyayang. Rentangkan pengayomamu untuk rakyatmu, tanpa kecuali, bekerjalah untuk menyebarkan islam. Karena sesungguhnya itu merupakan kewajiban para penguasa di muka bumi. Dahuluklan urusan agama atas apapun urusan lainnya. Dan janganlah kamu jemu dan bosan untuk terus menjalaninya. Janganlah engkau angkat jadi pegawaimu mereka yang tidak peduli dengan agama, yang tidak menjauhi dosa besar, dan yang tenggelam dalam dosa. Jauhilah olehmu bid’ah yang merusak. Jagalah setap jengkal tanah islam dengan jihad. Lindungi harta di baitul maal jangan sampai binasa. Janganlah sekali-kali tanganmu mengambil harta rakyatmu kecuali dengan cara yang benar sesuai ketentuan islam. Pastikan mereka yang lemah mendapatkan jaminan kekuatan darimu. Berikanlah penghormatanmu untuk siapa yang memang berhak.”
“Ketahuilah, sesungguhnya para ulama adalah poros kekuatan di tengah tubuh negara, maka muliakanlah mereka. Semangati mereka. Bila ada dari mereka  yang tinggal di negeri lain, hadirkanlah dan hormatilah mereka. Cukupilah keperluan mereka.”
“Berhati-hatilah, waspadalah, jangan sampai engkau tertipu oleh harta maupun tentara. Jangan sampai engkau jauhkan ahli syari’at dari pintumu. Jangan sampai engkau cenderung kepada pekerjaan yang bertentangan dengan ajaran islam. Karena sesungguhnya agama itulah tujuan kta, hidayah itulah jalan kita. Dan oleh sebab itu kita dimenangkan.”
“Ambilah dariku pelajaran ini. Aku hadir ke negeri ini bagaikan seekor semut kecil. Lalu allah memberi nikmat yang besar ini. Maka tetaplah di jalan yang telah aku lalui. Bekerjalah untuk memuliakan agama islam ini, menghormati umatnya. Janganlah engkau hamburkan uang negara, berfoya-foya, dan menggunakannya melampaui batas yang semestinya. Sungguh itu semua adalah sebab-sebab terbesar datangnya kehancuran.”

Itulah wasiat al-Fatih. Ia telah mencatatkan tinta emas dalam sejarah dan mengukir prestasi yang insya Allah layak dibanggakan dihadapan Allah SWT dengan membuktikan pada dunia melalui usaha yang nyata. Kini tinggal kita wahai Saudaraku, yang akan merealisasikan hadits Rasulullah SAW “….tsumma takuunu khilafatan ‘ala minhajin nubuwwah” dengan fikrah Islam dan thoriqah Rasulullah sebagai senjata kita, akan segera kita taklukkan atas izin Allah, ideologi Kapitalis yang saat ini sebagai benteng kuat di benak seluruh penguasa kaum muslim, dan kita dirikan diatas puing-puingnya Negara KHILAFAH ISLAMIYAH!!! ALLAHU AKBAR!!!
 
Wallahu a’laam bishowab.
 ==========
CATATAN: film ini dalam penilaian saya sangat jelek. Maka tidak disarankan ditonton anak-anak karena banyak "penampakan" aurat. Bahkan film tersebut mengaburkan keshalehan seorang Muhammad Al Fatih yang telah dididik secara khusus oleh para ulama' besar di masanya. Pada intinya, film tersebut sangat tidak sesuai dengan fakta Muhammad Al Fatih.

Bagi yang ingin mengetahui kisah Muhammad Al Fatih secara detail, direkomendasikan untuk membeli buku dengan judul "Muhammad Al Fatih 1453" karya Ust. Felix Siaw. Silahkan kunjungi Pasar Khilafah.

DOWNLOAD FILM MUHAMMAD AL-FATIH 1453 (LINK LOCAL: INDOWEBSTER)

Subtitle Bahasa Indenesia (fix)

Dibanding film ini, film Umar bin Khattab - The Series lebih bagus. Bagi yang ingin download silahkan ke sini.

30 Oktober 2011

Cerita Ideologis: Bukit 233 (Bagian ke-3)



SABUNGAN BAGIAN KE-2
Ngggeeeengggggg...........

Terdengar Bunyi sekitar 200 Pesawat yang mengangkut Sekitar 40.000 ribu Personil Tentara Islam itu bagaikan suara Gerombolan Lebah yang siap menyerang para pengganggu sarangnya...
Begitu memasuki wilayah Israel, tiba-tiba , Ngiiingggggg, Blarrrr!!!!!!!!, tampak sebuah rudal anti-Pesawat meluncur dari darat dan menghantam salah satu dari 200 pesawat tersebut.Tidak berhenti sampai di situ saja ternyata ratusan Rudal yang ditugaskan untuk menghancurkan pesawat – pesawat Khilafah tersebut sudah meluncura dari darat, siapa lagi kalau bukan Israel Laknatullah yang meluncurkannya!!!

Cerita Ideologis: Bukit 233 (Bagian ke-2)


Sejurus kemudian, Izetbegovic dan Andre terlihat sedang membicarakan sesuatu.Wajah Andre yang semula kalem berubah Terkejut, ia sepert mendengar suatu hal yang tak dapat ia percaya.Sementara Izetbegovic -- seorang mantan Prajurit Bosnia, yang sudah kenyang makan asam - garam peperangan semenjak perang Bosnia di Tahun 90-an, dan muslim yang taat itu --tampak biasa saja, entah hal apa yang dibicarakan kedua orang itu.
Sementara sekitar 100 meter dari mereka 2 orang anggota tentara Islam yang sedang rehat di bawah naungan sebuah pohon Rindang, keduanya tampak bercakap-cakap akrab."Ali Bagaimana kabar adikmu yang sedang menuntut Ilmu di Qom?"

Cerita Ideologis: Bukit 233 (Bagian ke -1)


Allahu Akbaarrr!!!! Seruan takbir menggema dari sekitar 100 Prajurit yang bersemangat tersebut, mereka secara cepat Meluncur turun dari sebuah bukit , untuk kemudian menembakkan senjata mereka kearah beberapa Tank dan sekitar 2 Kompi Musuh yang ada di bawah...
Bummm!!! Terdengar ledakan keras saat sebuah peluru RPG menghantam sebuah Tank Abrams milik amerika , setelah itu terdengar rentetan tembakan balasan dari kubu Amerika kearah pasukan yang menyerbu dari atas tadi..., pertempuran keras dan berdarah tak terelakkan lagi, di sebuah bukit berbatu di wilayah Timur tengah tepatnya di Palestina, dekat Kota Jerusalem.

13 September 2011

5 Syarat Bolehnya Maksiyat



Seseorang menemui Ibrohim bin Adham lalu berkata, “Wahai Abu Ishaq, sungguh aku orang yang berlebihan pada diriku dalam melakukan ma’shiyat. Maka sampaikanlah padaku sesuatu yang dapat membuatku jera dan menyelamatkanku.” Ibrohim bin Adham... menjawab, “Kalau kamu terima 5 perkara, dan kamu mampu melakukannya, maka tidak mengapa berbuat ma’shiyat dan kepuasanmu tak akan membinasakanmu.”
Lalu orang tadi berkata, “Coba sampaikanlah padaku.”
Ibrohim bin Adham menjawab, “Adapun yang pertama, jika kamu mau berma’shiyat pada ALLAH سبحانه وتعالى, maka janganlah kamu memakan rizqy yang berasal dari-Nya.”

02 September 2011

Koneksi Modem CDMA Internet Flexi Unlimited Gratis!



Bicara internet, terbayang tentang jangkauan informasi yang luas. Tanpa harus beranjak dari tempat kita bisa mengetahui apa yang ada nun jauh diluar sana. Kita juga bisa menjalin silaturahim dengan orang-orang yang bisa jadi kita tak pernah bertemu dengannya. Bahkan kita bisa mengambil file milik orang lain, mengirimnya, menyebarkan tulisan, berdiskusi, mencari uang dan berbagai macam hal bisa kita lakukan. Ya, dengan apa yang sering disebut dengan internet!
Saya tidak akan menguraikan apa itu internet, kerena saya sangat yakin anda yang membaca tulisan ini, atau yang pernah ke Warnet, atau yang pernah mendengarnya sudah mengenal dan tahu serta paham apa itu internet.

10 Agustus 2011

Bisnis Online Gratis: Baca Dapat Uang!

Setelah kemarin memutuskan untuk COBA IKUTAN BISNIS ONLINE yang banyak dibicarakan dan sedang ramai diikuti blogger, yakni bisnis PPC (Pay Per Click), Alhamdulillah saat blog walking tadi siang saya menemukan informasi yang menurut saya KERJA/BISNIS ONLINE YANG MENGGIURKAN. 
Jika di Bisnis Online PPC kita akan mendapatkan uang disaat pengunjung ada yang men-klik iklan yang kita pasang, maka bisnis yang satu ini sangat mudah, gratis, dan benar-benar dapat uang dollar.

03 Agustus 2011

Download Tafsir Ibnu Katsir (tidak) Lengkap 30 Juz

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kayfa halukum ya Ikhwani? ana berharap antum semua dalam keadaan sehat wal afiat. Amin
Alhamdulillah kita sudah memasuki hari ketiga di bulan ramadhan yang berkah dan mulia ini. Sebagaimana banyak dalam riwayat dinyatakan bahwa barang siapa yang berpuasa di bulan ramadhan karena keimanan dan mengharapkan ridha Allah SWT, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Subhanallah... inilah keutamaan bulan Ramadhan, apalagi dibulan ini amalan wajib akan diganjar 70x lipat dibandingkan dibulan lain, sedangkan amalan sunnah akan diganjar seperti amalan wajib.

Karena keutamaan inilah, kemudian kaum muslimin berlomba-lomba dalam memperbanyak amalannya, termasuk didalamnya tadarus (mempelajari) al-Qur'an. Nah malihat hal ini, tentu kita akan lebih merasakan manfaat membaca al-Qur'an jika membaca terjemah dan tafsirnya. Hanya sayang, untuk tafsir al-Qur'an tidak lah berharga murah. Lalu bagaimana dengan kita yang kurang berkemampuan membeli tafsir dengan harga yang mencapai 2 jt rupiah lebih?
Kali ini ana ingin berbagi tafsir yang paling banyak dijadikan rujukan oleh para ulama, yakni Tafsir Al-Qur'an al-'Adhim, karya Imam Abu Fida Isma'il Ibnu Katsir Ad-Dimasyqi atau lebih dikenal Tafsir Ibnu Katsir.
Sekedar bercerita, sekitar satu tahun yang lalu ana telah mencoba searching di internet tafsir ini, dan ana hanya menemukan 5 jilid saja. Dan Alhamdulillah, malam tadi saat ana mencoba kembali searching, ana berhasil menemukan salah satu blog yang memuat link download Tafsir Ibnu Katsir (tidak) Lengkap 30 Juz. Subhanallah... Semoga Allah membalas semua kebaikan pemilik blog Sirathol Mustaqim.

Catatan dari ana:
Sementara hanya ada juz 1-18 dan 26-30, sedangkan juz 19 sampai 25 masih belum ada. InsyaAllah jika nanti ada akan ana tambahkan.
Link download berikut sebagian diupload penyimpanan document Google sehingga untuk mendownloadnya harus login dulu ke google. Bagi yang belum daftar, silahkan buat email di google. Sedangkan sebagian lagi merupan file lampiran di blog wordpress. Adapun sebagian lagi diupload di mediafire dan 4share, insyaAllah untuk kedua webhosting ini mudah untuk di dowload.

Okey, berikut daftar link download Tafsir Ibnu Katsir (tidak) Lengkap 30 Juz yang ana copas dari blog sumber.


TAFSIR IBNU KATSIR (tidak) LENGKAP 30 JUZ
Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 …..(34,6 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 2 …..(19,1 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 3 …..(13,1 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 4 …..(15,3 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 5 …..(16,3 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 6 …..(22,8 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 7 …..(18,1 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 8 …..(15,3 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 9 …..(17,4 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 10 …..(5,03 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat At Taubah (Juz 11) …..(10,2 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Yunus (Juz 11) …..(4,82 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Huud (Juz 12) …..(5,34 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Yusuf (Juz 12) …..(5,02 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 13 …..(4,7 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 14 …..(4,16 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 15 …..(7,74 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Kahfi (Juz 16) …..(5,04 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Maryam (Juz 16)…..(1,17 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Thoha (Juz 16) …..(3,38 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Juz 16 Lengkap (bukan ringkasan) …..(25 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Anbiyaa (Juz 17) …..(3,91 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Hajj (Juz 17) …..(4,03 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Mu’minuun (Juz 18) …..(2,01 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Ahqaaf (Juz 26) …..(2,85 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Muhammad (Juz 26) …..(1,96 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Fath (Juz 26) …..(4,06 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Hujurat (Juz 26) …..(2,65 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Qaaf (Juz 26) …….(1,85 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Adz Dzariyat (Juz 27) …..(1,26 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Ath Thuur (Juz 27) …..(1,38 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat An Najm (Juz 27) …..(2,71 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat AL Qomar (Juz 27) …..(1,8 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Ar Rahman (Juz 27) …..(1,79 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Waqi’ah (Juz 27) …..(2,54 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Hadid (Juz 27) …..(2,41 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Mujadilah (Juz 28) …..(4,36 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Hasyr (Juz 28) …..(2,13 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Mumtahanah (Juz 28) …..(2,46 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Ash Shaf (Juz 28) …..(1,3 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Jumuah (Juz 28) …..(1,02 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Munaafiqun (Juz 28) …..(630 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Ath Thoghabun (Juz 28) …..(788 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Ath Thalaq (Juz 28) …..(1,37 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat At Tahrim (Juz 28) …..(707 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Mulk (Juz 29) …..(1,02 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Qolam (Juz 29) …..(1,29 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat AL Haqqoh (Juz 29) …..(951 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Ma’arij (Juz 29) …..(909 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Nuh (Juz 29) …..(780 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Jin (Juz 29) …..(741 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Muzammil (Juz 29) …..(0,99 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Mudatstsir (Juz 29) …..(1,13 MB)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Qiyamah (Juz 29) …..(821 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Insaan (Juz 29) …..(242 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Mursalaat (Juz 29) …..(745 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat An Naba (Juz 30) …..(949 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat An Nazi’at (Juz 30) …..(626 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al ‘Abasa (Juz 30) …..(593 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat At Takwir (Juz 30) …..(639 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Muthoffifin (Juz 30) …..(706 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Buruuj (Juz 30) …..(547 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Ath Thoriq (Juz 30) …..(212 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Ghasyiyah (Juz 30) …..(459 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Fajr (Juz 30) …..(697 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Asy Syams (Juz 30) …..(458 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Alamnasyrah (Juz 30) …..(225 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat At Tin (Juz 30) …..(179 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al ‘Alaq (Juz 30) …..(293 kb
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Qodr (Juz 30) …..(287 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Bayyinah (Juz 30) …..(177 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Zalzalah (Juz 30) …..(307 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al ‘Adiyat (Juz 30) …..(134 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Qaari’ah (Juz 30) …..(63,1 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al ‘Ashr (Juz 30) …..(63.2 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Humazah (Juz 30) …..(179 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Fill (Juz 30) …..(569 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Quraisy (Juz 30) …..(140 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Maa’uun (Juz 30) …..(311 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Kautsar (Juz 30) …..(240 kb) 
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Kafiruun (Juz 30) …..(189 kb)
Tafsir Ibnu Katsir Surat An Nashr (Juz 30) …..(179 kb) 
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Ikhlash (Juz 30) …..(293 kb) 
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Mu’awwidzatain (Juz 30) …..(249 kb)

Semoga bermanfaat!

08 Juli 2011

Wanita yang bicara dengan Kalimat Al-Qur’an

Ini merupaan percakapan Abdullah bin Mubarak dengan Wanita yg bicara dengan menggunakan ayat al-Qur’an selama 40 tahun. Percakapan ini dikutip dari Kitab  نزهة المجالس ومنتخب النفائسkarya عبد الرحمن بن عبد السلام الصفوري (w. 894 H), Juz 2 halaman 23.
Abdullah: “Assalamu’alaikum warahma wabarakaatuh.”
Wanita tua: “Salaamun qoulan min robbi rohiim.” (QS. Yaasin : 58)(“Salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih”)

20 Juni 2011

Khilafah gak = Matematika


Sorry brader, ini catatan yang berantakan, tapi moga aja bisa memberi pencerahan. Catatan ini bukan bicara tentang pendidikan, namun tetap sebagai renungan mendidik. Catatan ini bicara tentang beberapa hal yang saat ini banyak dirasakan ummat islam, terutama orang awam. Kehendak untuk menulis catatan ini dimulai saat ane pulang dari warung makan. setelah seharian gak makan dan minum, bukan karena puasa, tp karena “sibuk” dan malas.
Nah, setelah selesai makan sebelum pulang ane bayar dulu, (ya iya lah… masa kabur?!). Pas keluar warung, ngidupin motor kemudian tarik gas… tak berapa jauh, sekitar 10 meter (mungkin) ada sebuah baliho iklan produk rokok yang sudah sangat dikenal masyarakat, baik ia merokok ataupun tidak. Rokok ini punya kata-kata unik yang sangat familiar. Kalo gak salah awalnya “bukan basa-basi”, terus jadi “Tanya kenapa?”, dan sekarang “go ahead”. Jujur ane sendiri gak paham apa maksud kata-kata ini, walaupun ane tahu bahwa kata-kata itu mempunyai “sihir” tersendiri. Kreatif! Sudah tahu kan rokok yang ane maksud? Ya, Sampoerna “A” Mild.
Kembali ke cerita…
Yang bikin ane berfikir adalah baliho yang ane lihat saat itu punya kesamaan sedikit dengan ane. Background dari iklan itu adalah seorang siswa yang berdiri di depan papan tulis yang penuh dengan hitungan rumus matematika. Matematika, itu kesamaannya. Hehe… Dan di pojok baliho, dengan font yang khas, ada kalimat “Bingung Mikir, Go A Head”.
Matematika, itu yang jadi focus ane. Ane tertawa sendiri saat melihatnya. Dan didalam hati ane mikir, “kenapa ya matematika itu identik dengan sulit, njelimet, dan berujung pada kebingungan?”. Coba Tanya aja pada adek, kakak, bapak, mama, om, tante, ustadz, bahkan guru kalo ditanya pelajaran apa yang paling sulit, maka bisa diprediksikan jawabannya adalah  matemarika. Prediksi ini mempunyai tingkat akurasi 95 %.
Padahal matematika itu tak beda dengan pelajaran yang lain, ia relative, dibilang sulit benar, dibilang mudah tidak salah. Kata kuncinya Cuma satu, paham. Orang yang memahami matematika, ia mengerti teorinya, memahami aplikasinya,  hafal rumusnya, dan bisa menggunakannya kedalam masalah, maka ia menjadi mudah. Sebaliknya, jika kita tidak ngerti, apalagi paham, dosen menjelaskan dianggap orang ngigau, merasa bosan, rumus tak terlalu hafal, maka tunggulah kebingungannya.
Persepsi orang terhadap matematika yang kayak gini sudah membudaya. Makanya, dimana-mana, kalo ada lembaga bimbingan belajar biasanya pelajaran yang paling diminati tidak lain dan tidak bukan adalah benar matematika. Paranoid matematika ini terus ditularkan kepada anak cucu, cicit, dan seterusnya. Akhirnya jadilah ummat yang takut matematika. (?) bukan basa basi!
Terus, apa hubungannya sama khilafah?
Nah, pertanyaan cerdas! Itulah yang ingin ane gambarkan. Khilafah itu kan sebenarnya udah dibahas di “kitab-kita arab”, penulis kitab bilang Khilafah itu kewajiban, tapi kenyataannya khilafah itu bernasib mirip matematika. Membingungkan, menakutkan, dan gak tahu gimana. Ngertikan maksudnya kitab arab? Itu tuh, kitab yang diajarin di pesantren, kalo gak salah biasanya orang nyebutnya kitab kuning. (pura2gaktahu.com)
“Apa sih khilafah itu?”, “sulit ditegakan”, dan “gak cocok dengan keadaan”. Gitu kebanyakan pikiran orang, coba perhatikan kalimat itu. Itu adalah kalimat yang paling sering kita dengar dari orang-orang (islam). Sekali lagi, padahal sudah di bahas oleh orang yang punya ilmu. (Jangan2 yang baca juga gak ngerti nih? Hayoo… ngaku hayoo..) Kok bisa ya?
Jawabannya karena gak paham, gak ngerti, dan satu lagi yang sering jadi biang kerok kebingungan itu, gak mau—ngerti dan paham—. Makanya ane bilang jadinya kayak matematika. Inget loh ya, ane gak bilang khilafah = matematika! :D
Beda bangetkan ama demokrasi. Tanya aja kesemua tukang tentang demokrasi, mulai tukang pentol, tukang ngemis, tukang ngamen, ampe tukang polisi (hah? hehe). “pernah denger demokrasi?”. Hampir bisa diramal jawabannya sama, yes! Coba pikir, kok bisa kayak gitu? Padahal gak ada loh demokrasi di kitab arab. Aneh kan? Apa juga ane bilang…
Seharusnya yang namanya orang Indonesia itu, terutama yang muslim, mustinya lebih ngerti, lebih paham tentang khilafah ketimbang demokrasi, atau minimal lebih sering mendengar khilafah ketimbang demokrasi. Tapi… ya gitu deh keadaannya. Tanya kenapa?
Terus… gimana donk?
Kita sih sebagai manusia yang stupid, mending ngikut ulama’ aja, kalo mereka bilang khilafah itu wajib, berarti kudu kita laksanakan. Biar ngerti caranya gimana, pelajari rumusnya, pahami teorinya, dan ajarkan kesemua manusia (emang bisa?). kalo gak, rakyat kita tetap kayak gini, gak paham khilafah. jangankan paham, kenal aja nggak! Bahkan bisa jadi gak pernah denger kata khilafah.
Seperti matematika, kalo kita ngerti, paham, apalagi hafal rumusnya (kaidahnya), insyaAllah deh khilafah itu gak membingungkan, gak menakutkan, dan gak sulit-sulit amat untuk ditegakan. Beneran lho! Yuk di mulai dakwahnya dengan sama-sama ucapkan, bismillah… Let’s gooooo!!!

05 Januari 2011

Karena Luka Sejarah

Zaid bin Islam bertutur kepada Ibnu Jarir bahwa Syasy bin Qais, seorang pemuka Arab yang paling gencar memusuhi umat Islam, melewati sebuah pertemuan sahabat Nabi yang dihadiri oleh bani Aus dan Khazraj. Melihat mereka tampak akrab, rukun, penuh persaudaraan dan kedamaian, hati Syasy dongkol. Dengan penuh kebencian, ia berbisik kepada pemuda Yahudi yang ikut dengannya.
"Tokoh-tokoh bani Khazraj dan Aus kini telah bersatu di negeri ini. Demi Allah, walaupun mereka bersatu, saya tidak akan pernah bersama mereka."

 
Semua materi di Blog Catatan Seorang Hamba sangat dianjurkan untuk dicopy, dan disebarkan demi kemaslahatan ummat. Dan sangat disarankan untuk mencantumkan link ke Blog Catatan Seorang Hamba ini sebagai sumber. Untuk pembaca yang ingin melakukan kontak bisa menghubungi di HP: 082256352680.
Jazakumullah khairan katsir.